Jumat, 31 Juli 2009
Museum Wangsit Mandala Siliwangi - Bandung
Nama Siliwangi sendiri adalah seorang pendiri Kerajaan Pajajaran yang kekuasaanya tak terbatas, konon raja yang arif dan bijaksana serta wibawa dalam menjalankan roda pemerintahaan, sedangkan arti Mandala Wangsit adalah sebuah tempat untuk menyimpan amanat, petuah atau nasihat dari pejuang masa lalu kepada generasi penerus melalu benda-benda yang ditinggalkannya.
Nama jalan tempat museum ini, Jl. Lembong, diambil dari nama Letkol Lembong, salah satu prajurit Siliwangi yang menjadi korban dalam Peristiwa Kudeta Angkatan Perang Ratu Adil. Sebelumnya jalan itu bernama Oude Hospitaalweg.
Koleksi Museum adalah benda-benda yang digunakan oleh pasukan Kodan Siliwangi, dari senjata primitif seperti tombak, panah, keris kujang, dan bom molotov, sampai dengan senjata modern seperti panser rel (buatan Indonesia), meriam, dan kendaraan lapis baja.
Observatorium Bosscha - Bandung
Di Observatorium Bosscha terdapat 5 buah teleskop besar, yaitu:
Teleskop Refraktor Ganda Zeiss
Teleskop ini biasa digunakan untuk mengamati bintang ganda visual, mengukur fotometri gerhana bintang, mengamati citra kawah bulan, mengamati planet, mengamati oposisi planet Mars, Saturnus, Jupiter, dan untuk mengamati citra detail komet terang serta benda langit lainnya. Teleskop ini mempunyai 2 lensa objektif dengan diameter masing-masing lensa 60 cm, dengan titik api atau fokusnya adalah 10,7 meter.
Teleskop Schmidt Bima Sakti
Teleskop ini biasa digunakan untuk mempelajari struktur galaksi Bima Sakti, mempelajari spektrum bintang, mengamati asteroid, supernova, Nova untuk ditentukan terang dan komposisi kimiawinya, dan untuk memotret objek langit. Diameter lensa 71,12 cm. Diameter lensa koreksi biconcaf-biconfex 50 cm. Titik api/fokus 2,5 meter. Juga dilengkapi dengan prisma pembias dengan sudut prima 6,10, untuk memperoleh spektrum bintang. Dispersi prisma ini pada H-gamma 312A tiap malam. Alat bantu extra-telescope adalah Wedge Sensitometer, untuk menera kehitaman skala terang bintang , dan alat perekam film
Teleskop Refraktor Bamberg
Teleskop ini biasa digunakan untuk menera terang bintang, menentukan skala jarak, mengukur fotometri gerhana bintang, mengamati citra kawah bulan, pengamatan matahari, dan untuk mengamati benda langit lainnya. Dilengkapi dengan fotoelektrik-fotometer untuk mendapatkan skala terang bintang dari intensitas cahaya listrik yang di timbulkan. Diameter lensa 37 cm. Titik api atau fokus 7 meter.
Teleskop Cassegrain GOTO
Dengan teleskop ini, objek dapat langsung diamati dengan memasukkan data posisi objek tersebut. Kemudian data hasil pengamatan akan dimasukkan ke media penyimpanan data secara langsung. Teropong ini juga dapat digunakan untuk mengukur kuat cahaya bintang serta pengamatan spektrum bintang. Dilengakapi dengan spektograf dan fotoelektrik-fotometer
Teleskop Refraktor Unitron
Teleskop ini biasa digunakan untuk melakukan pengamatan hilal, pengamatan gerhana bulan dan gerhana matahari, dan pemotretan bintik matahari serta pengamatan benda-benda langit lain. Dengan Diameter lensa 13 cm, dan fokus 87 cm
Selasa, 21 Juli 2009
Museum Sonobudoy - Yogyakarta
Museum sonobudoyo yang terletak di bagian utara Alun-alon Lor dari kraton Yogyakarta. DiMuseum ini bila pada malam hari juga menampilkan pertunjukkan wayang kulit dalam bentuk penampilan aslinya (dengan menggunakan bahasa Jawa diiringi dengan musik gamelan Jawa). Pertunjukan wayang kulit ini disajikan secara ringkas dari jam 8:00-10:00 malam setiap pada hari kerja untuk para turis.
Kamis, 09 April 2009
Museum Geologi Bandung
Di Museum Geologi Bandung yang terletak di kota Bandung ini kita akan menemukan berbagai koleksi benda-benda geologi. Kurang lebih ada 60.000 koleksi fosil, dan 250.000 koleksi batuan serta mineral. Di Museum ini juga ada kerangka tiruan T-Rex ( Tyranosaus Rex ) yang dibuat di Kanada tahun 1998.Reptil setinggi lebih dari 5 meter. Terdapat juga fosil-fosil hewan maupun manusia purba yang ditemukan di tanah air. Tetapi fosil yang terdapat disini merupakan replika, karena fosil aslinya masih digunakan untuk bahan penelitian para ahli. Di Museum ini juga dapat dipelajari tentang kegiatan di bumi, seperti sisa mahluk hidup yang tersimpan didalamnya. Mengapa gunung meletus, Mengapa tanah longsor, Mengapa ada gempa bumi atau mengadi pergeseran lapisan bumi bisa membelah jalan tol, meruntuhkan gedung-gedung, serta mengguncang daratan. Hidup kita tak terlepas dari unsuur geologi, dari gelas untuk minum, ataupun mainan anak-anak mengandung unsur geologi, semua bahan tersebut berasal dari bahan-bahan yang terdapat didalam bumi. Untuk menunjukkan bahan-bahan yang dikandung bumi, di Museum ini memamerkan bahan-bahan yang dikandung bumi. Seperti batuan dan mineral yang diambil dari bumi, sebagian dijual sebagai suvernir museum dalam bentuk pernak-pernik hiasan. Di Museum ini juga kita mendapatkan cerita tentang perkembangan sejarah bumi, dimulai dari pembentukan bumi, hingga munculnya berbagai mahluk hidup, seperti dinosaurus, manusia kera, hingga manusia seperti kita sekarang ini.
Jl. Diponegoro 57
Phone 022-7203205
Rabu, 08 April 2009
Kampung Artis
Kampung Artis adalah tempat rekreasi di Jakarta yang memiliki arena permainan anak, tempat memelihara binatang, dan ajang pertemuan dengan artis terkenal, cilik maupun dewasa. Kita bisa melihat bagaimana seorang pemain/model bekerja di didepan kamera, baik untuk sinetron ataupun video klip di area seluas 6 hektar. Bukan itu saja, kitapun bisa melihat secara langsung proses pembuatan rekaman lagu di studio hingga proses editing dan pembuatan master yang siap digandakan. Itu sebabnya tempat ini dinamakan Wisata Pelajar kampung Artis. Anak-anak bisa menambah wawasan mengenai dunia recording, seni peran, serta seni vocal. Kampung artis juga memiliki sarana berolahraga, seperti ilapangan bola basket, bulutangkis atau meja biliar. Di Kampung artis juga memiliki beragam café dengan makan dan minuman yang beragam dengan dilengkapi saung-saung mungil bernama unik yaitu : Embah Dukun, Terlena dan Tersanjung. Di Kampung Artis juga tersedia
Jl. Cipayung Komp Perumahan Bina Marga TMII-Jaktim
Phone 021-8441234
Selasa, 07 April 2009
Museum Tekstil
Lokasinya berada di dekat pusat perdagangan Pasar Tanah Abang, Jakarta. Di areal museum ini anda akan merasakan suasana teduh dan nyaman. Bangunannya megah dan artistic. Diruang dalam tersaji secara apik 1.006 koleksi kain-kain tradisional berbagai ragam hias dari daerah – daerah di
Jl. Satsuit Tubun No.3-4,
Phone 021-5606613
Museum Bahari
Museum Bahari menyajikan informasi terlengkap tentang kebaharian di
Jl. Pasar Ikan No.1,
Phone 021-6693406
Museum M.H. Thamrin
Gedung yang kini dijadikan Museum Mohammad Hoesni Thamrin dibangun di atas tanah seluas 3.600 m2 awal abad ke 20 pada masa Pemerintahan Kolonial menggembangkan Kota Batavia, yang sekarang disebut Jakarta. Gdeung tersebut dibeli oleh M.H. Thamrin dari seorang Belanda bernama Meneer de Has, kemudian dihibahkan kepada kaum Pergerakan kebangsaan Permufakatan. Perhimpunan Politik Kebangsaan Indonesia ( PPPKI ) untuk kepentingan perjuangan. Museum M.H. Thamrin memamerkan koleksi foto-foto era perjuangan mencapai kemerdekaan dan benda-benda bersejarah yang digunakan M.H Thamrin dalam masa perjuangan antara lain foto-foto tentang kiprah perjuangan M.H Thamrin untuk mendengarkan siaran dari Nirom maupun luar negeri, meja tamu, bale-bale perpustakaan meliputi naskah dan pidato-pidatonya di Volksraad, dll. Di Museum ini dapat melihat lebih jelas kegigihan, pengorbanan dan kebesaran jiwa seorang pahlawan asli Betawi yang sangat mencintai bangsanya, hingga akhir hayatnya dalam status tahanan Belanda.
Jl. Kenari II No.15,
Phone 021-3909148
Museum Joang’45
Museum Joang’45 bertempat di bekas gedung mewah di Jakarta yang dulu bernama Hotel Schomper pada zaman Pemerintah Belanda. Gedung yang memiliki peranan besar pada masa membela dan mempertahankan kemerdekaan Repubik
Jl. Menteng Raya No.31,
Phone 021-3909148
Museum Seni Rupa dan Keramik
Museum Seni Rupa dan Keramik menempati sebuah gedung yang dahulu bernama Raad Van Justite yang berdiri sejak Januari 1870, didaerah Jakarta Barat. Musseum ini menyajikan koleksi dari hasil karya seniman-seniman
Alamat Museum Seni Rupa dan Keramik
Jl. Pos Kota No.2,
Phone. 021-6926090
Museum Wayang
Gedung yang tampak unik dan menarik ini yang terletak di daerah Jakarta Barat telah beberapa kali mengalami perombakan , di bangun pertamakali pada tahun 1640 yang dinamakan De Oude Hollandse Kerk, yang dipergunakan untuk Gereja. Tahun 1732 diperbaiki dan berganti nama De Nieuwe Hollandse Kerk hingga tahun 1808. Kemudian gedung hancur akibat gempa bumi. Di atas tanah bekas reruntuhan inilah dibangun gedung yang akhirnya dipergunakan untuk Museum Wayang. Di Museum ini anda dapat menikmati koleksi lengkap segala macam jenis wayang antara lain wayang dari
Jl. Pintu Besar Utara No.27,
Phone 021-6929560
Museum Sejarah Jakarta
Museum Sejarah Jakarta terletak di kawasan Kota Tua Jakarta, tepatnya di depan Taman Fatahilah di Jakarta
Jl. Taman Fatahilah No. 3,
Phone 021-6929101
Museum Nasional
Gedung Museum Nasional dahulu disebut Koningsplein West , didirikan tahun 1862 oleh Pemerintah hindia Belanda, terletak di Jakarta Pusat. Museum ini sangat dikenal di kalangan masyarakat dengan sebutan “Museum Gajah” karena di halaman depan museum terdapat sebuah patung gajah perunggu hadia dari Raja Chulalongkorn ( Rama V ) dari
Jl.Merdeka Barat No. 12,
Phone 021-3868171-72
Museum Monumen Nasional ( Monas )
Monas sebutan akrab dari monument Nasional, terletak di pusat kota Jakarta. Di Museum ini dapat disaksikan gambaran proses dari kehidupan bangsa dim as lampau sampau dengan masa pergerakan dan perjuangan Indonesia melawan penjajah hingga masa pembangunan melalui diorama yang terangkai apik di ruang Museum Sejarah. Ada Ruang Kemerdekaan yang pada sisi-sisinya tertera lengkap lambing falsafah bangsa
Jl. Silang Monas,
Phone 021-70649354
Jumat, 03 April 2009
Taman Kupu - Kupu
Di Laboratorium penelitian kupu-kupu ini, para pengunjung dapat melihat secar langsung proses metamorfosis atau sirklus hidup kupu-kupu mulai dari telur, ulat, kepompong sampai menjelma menjadi kupu-kupu, didalam lab ada puluhan cawan yang disimpan dalam beberapa rak yang terpisah. Cawan-cawan tersebut berisi telur-telur kupu-kupu. Kira-kira 6-12 hari kemudian, telur yang berasa dalam cawan menetas menjadi ulat. Para petugas membuang ulat-ulat yang mati karena dapat menyebabkan berkembangnya bibit penyakit bagi ulat lain yang masih hidup, selanjutnya ulat-ulat yang masih hidup itu diberi makanan sesuai dengan jenis pakannya, misalnya spesies Papilioi pakannya jeruk, Troides pakannya sirsak atau kayu manis. Setelah itu pertumbahan ulat menuju tahap menjadi kepompong memakan waktu 3-4 minggu. Pada tahap ini, ulat sudah dipindahkan pada tempat/kotak yang lebih besar. Jadi tidak lagi berada dicawan. Setelah berubah menjadi kepompong kemudian disimpan di sebuah tempat yang disebut kandang pupa selama 3-4 minggu hingga kepompong menetas menjadi kupu-kupu. Sebagian dari kupu-kupu tersebut disimpan dalam sangkar raksasa berupa kubah berdiameter 45 meter yang berlokasi tak jauh dari lab. Sedangkan dihalaman lab ada lahan yang digunakan untuk menanam pakan ulat, seperti tanaman jeruk, sirih hutan, sirsak, cempaka, kayu manis, kemuning dan jambu biji.